Di sinilah hari-hariku berakhir
Di sinilah fajarku di mulai
Di sinilah aku mati dan hidup
Ini adalah candiku, ini adalah Madinahku
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku merasa nyaman
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku menderita
Aaa ... Aaaa ... Aaa ... Aaaa ...
Aaa ... Aaaa ... Aaa ... Aaaa ...
Kau terlelap dalam tidurku
Kau menangis dalam air mataku
Seperti ada yang berbisik dalam lamunanku
Kau tak ada namun kau tampak nyata
Kau adalah karunia di balik penderitaanku
Ini adalah isi doa dari hatiku
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku merasa nyaman
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku merana
Seperti apakah hubungan di antara kita
Tak bisa dimiliki namun terasa begitu dalam
Saat-saat ini Saat-saat yang indah
Semoga tak akan pernah hilang dari hadapan kita
Hentikan iringan Sang Waktu
Jangan terpisah dari hatiku
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku merasa nyaman
Dijalanmu, Jalan, di jalanmu
Berada di jalanmu membuatku merana
KARNA AKU TAU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA Maaf karna sampai hari ini aku masih kerap merindukan mu. Akupun tak mampu dustai hati untuk sekedar pura-pura berkata aku tak menyimpan hati... Sadar akan posisi ku yang tak lebih sekedar teman mu. Ku tau semua ini tentu bukanlah hal yang wajar bagi mu, tapi aku harus bagaimana ? Tolong katakan untuk ku, Akupun tak ingin kau pergi perihal kau tau tentang semua ini... Jika cinta memang tak pernah bisa bersama, biarlah kau tetap ku kagumi saja.. Jika memang rindu ini tak akan pernah sampai di hati, biarlah kan tetap diam dan terpendam disini... Akupun tak sidikitpun memaksa cinta jika memang rasa tak perna ada, Karna aku tau, aku juga bukan siapa-siapa... Tak lebih dari sekedar teman sekaligus pengagum rahasia...
Komentar
Posting Komentar